PERKEMBANGAN PASANGAN KATA: INI DIA PERBARUAN KOLOKASI BAHASA INGGRIS YANG JARANG DIKETAHUI!
Bagi orang yang berdekatan dengan bahasa Inggris, mungkin sering mendengar kolokasi sederhana seperti make a decision atau do homework. Nah, itu adalah contoh klasik dari kolokasi atau dalam bahasa Inggris disebut collocation. Tapi, kolokasi itu apa sih? Kolokasi itu bisa didefinisikan sebagai penggabungan kata yang umum sehingga membentuk makna tertentu dan terdengar alami bagi penutur asli dan ini bisa ditemukan di sebagian besar bahasa.
Walaupun kolokasi adalah informasi umum yang banyak orang tahu, namun faktanya kolokasi ternyata telah mengalami perubahan dan perkembangan, loh. Fenomena ini sangat menarik karena kolokasi menunjukkan bahwa bahasa menjadi cerminan gaya hidup manusia dan bukan hanya aturan baku. Kemudian, fenomena ini juga menjadi refleksi keadaan perubahan sosial dengan melihat apa saja yang menjadi tren dan kebiasaan apa yang mendominasi. Biar lebih jelas, mari simak bagaimana kolokasi bahasa Inggris diperbarui!
Kolokasi Dipengaruhi Era Digital
Kemunculan kolokasi baru sangat erat kaitannya dengan era digital seperti saat ini. Lihat contoh ini:
-
Live stream → siaran langsung via platform online
-
Go viral → konten yang populer di internet
-
Binge-watch → aktivitas menonton yang dilakukan terus-menerus
-
Scroll feed → aktivitas menggeser konten pada platform online
Dari yang bisa kita lihat, frasa tersebut merupakan gabungan kata yang membentuk makna baru jika digabung sehingga disebut sebagai kolokasi. Namun, kolokasi di atas sebenarnya dulu tidak ada sama sekali. Kita bisa lihat pada kata scroll yang dulu hanya dipakai untuk istilah menggulung kertas atau layar proyektor. Tapi begitu ada sosial media, scroll bertemu dengan pasangan katanya feed, yang mana menghasilkan makna menggulir konten sosial media. Maknanya cocok sekali dengan kondisi era digital seperti saat ini yang sangat dekat dengan kehidupan bersosial media.
Selain itu, hal yang sama juga terjadi pada kata binge. Kata ini dulunya hanya dipakai untuk menggambarkan seseorang dengan perilaku kebiasaan makan yang berlebihan. Namun setelah era Netflix muncul sebagai platform yang menyediakan tontonan baik film atau series, kolokasi dari kata binge menjadi binge-watch muncul yang bermakna menonton tanpa jeda. Dengan fenomena tersebut, kita bisa simpulkan bahwa era digital membawa pengaruh pada munculnya kolokasi dengan menggunakan kata lama ke makna yang baru.
Pergeseran Makna dan Konotasi
Di era saat ini, kolokasi juga mengalami pergeseran makna berdasarkan konteks, terutama pada kata yang dahulu memiliki makna yang berbeda dibandingkan era saat ini. Contohnya dapat kita temukan pada kolokasi go viral. Kata viral, dulu biasanya sering disandingkan dengan kata infection, sehingga membentuk kolokasi viral infection yang maknanya infeksi virus yang menyebar. Tapi sekarang, kata viral muncul kembali sebagai sesuatu yang diinginkan dengan digabung dengan kata go, sehingga membentuk kolokasi go viral, yang artinya sesuatu yang menjadi terkenal di internet.
Contoh lain bisa kita lihat pada kolokasi streaming music/video. Kata streaming yang memiliki kata dasar stream yang dulu biasanya digunakan berdasarkan makna literalnya yang berarti aliran/arus. Kata tersebut biasanya digunakan untuk menggambarkan aliran sungai atau sesuatu yang abstrak, seperti a stream of traffic (arus kendaraan). Tapi saat era digital muncul, kata stream mengalami pergeseran makna jika digabungkan dengan kata music/video yang artinya bisa berupa menonton atau mendengarkan. Pergeseran makna ini sangat menarik, dengan secara tidak langsung menjelaskan bahwa bahasa bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman.
Perluasan Fungsi dalam Komunitas
Bukan hanya maknanya yang mengalami pergeseran, fungsi kolokasi dalam masyarakat juga mengalami perluasan. Kolokasi di bawah ini merupakan contoh perluasan makna yang terjadi di masyarakat.
-
Level up → digunakan sebagai penanda tahapan pada game, sekarang digunakan lebih umum untuk “meningkatkan diri” di kehidupan nyata
-
Fake news → digunakan dalam bidang jurnalistik, sekarang digunakan secara lebih luas oleh semua orang untuk menyatakan informasi menyesatkan di media atau kehidupan sehari-hari
-
Green energy → mulanya digunakan dalam ranah ilmiah, namun saat ini dapat digunakan sebagai jargon politik atau iklan produk ramah lingkungan
Berdasarkan contoh berikut, kita bisa melihat bagaimana fungsi kolokasi diperluas melalui penggunaannya oleh masyarakat. Kolokasi yang mulanya berawal dari game beralih ke motivasi sehari-hari, bahkan dari ruang politik akademik bisa beralih fungsi ke jargon atau iklan yang menggunakan kolokasi agar publik lebih mudah untuk ingat.
Melalui perbaruan kolokasi yang sudah kita bahas, hal ini adalah bukti nyata bahwa bahasa itu fleksibel dan dinamis. Kolokasi yang dipengaruhi oleh aktivitas digital, berubah makna karena budaya dan kebiasaan, bahkan fungsinya yang diperluas berdasarkan kebutuhan masyarakat, membuat kolokasi menjadi salah satu hal wajib yang perlu kita pelajari terutama dalam bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional. Itu semua agar bahasa Inggris kita terdengar lebih natural dan relevan dengan percakapan global dan lebih up to date dengan mulai memerhatikan kolokasi yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari.